Jumat, 23 September 2016

Pengertian Istiqomah
Pengertian Istiqomah  bila di lihat dari segi  bahasa adalah pendirian yang teguh atas jalan yang lurus. Sedangkan bila di tinjau dari segi  istilah, istiqomah adalah bentuk kualitas batin yang melahirkan sikap konsisten (taat asas) dan teguh pendirian untuk menegakkan dan membentuk sesuatu menuju pada kesempurnaan atau kondisi yang lebih baik, sebagaimana kata taqwim merujuk pula pada bentuk yang sempurna.

“Tunjukilah kami jalan yang lurus”
Mustaqiim adalah ragkaian kata dari istiqomah. Kalau jalan yang lurus, shirotha mustaqiim telah diberikan, tercapailah sudah istiqomah.

memang ada perbedaan pendapat tentang pengertian istiqomah di kalangan para ulama  Menurut Abu al-Qasim al-Qusyairi, istiqomah adalah sebuah tingkatan yang menjadi pelengkap dan penyempurna segala urusan. Lantaran istiqomahlah segala kebaikan berikut aturannya dapat terwujud. Orang yang tidak istiqomah dalam melakukan urusannya pasti akan sia-sia dan mengalami kegagalan.
Adapula yang berpendapat, istiqomah hanya mampu dilakukan oleh orang-orang besar karena istiqomah itu keluar dari kebiasaan, bertentangan dari tradisi, dan melakukan hakikat kejujuran di hadapan Allah SWT. Berangkat dari inilah Nabi bersabda, “istiqomahlah, sekalipun kalian tetap tidak akan mampu.” (HR. Ahmad)
Adapun  al-Wasithi, menurut beliau pengertian istiqomah adalah sifat yang bisa menjadikan sempurnanya kebaikan. Apabila ia hilang, kebaikan-kebaikan menjadi buruk.
Para ulama berbeda pendapat dalam menentukan istiqomah. Abu Bakar menafsirkan bahwa meraka adalah orang-orang yang tidak menyekutukan Allah SWT dengan sesuatupun. Ada yang menafsirkan bahwa mereka adalah yang masuk Islam lalu tidak menyekutukan Allah SWT dengan susuatupun hingga mereka menghadap kepada-Nya. Yang lainnya menafsirkan bahwa mereka istiqomah di atas kalimat syahadat, dan tafsiran yang lainnya bahwa mereka istiqomah dalam melakukan ketaatan kepada-Nya.
Menurut Abu Ali ad-Daqqaq, ada tiga derajat pengertian istiqomah, yaitu menegakkan atau membentuk sesuatu (taqwiim), menyehatkan dan meluruskan (iqomah), dan berlaku lurus (istiqomah). Taqwim menyangkut disiplin jiwa, iqomah berkaitan dengan penyempurnaan, dan istiqomah berhubungan dengan tindakan mendekatkan diri pada Allah SWT.
Sikap istiqomah menunjukkan kekuatan iman yang merasuki seluruh jiwa, sehingga seseorang tidak akan mudah goncang atau cepat menyerah pada tantangan atau tekanan. Mereka yang memiliki jiwa istiqomah itu adalah tipe manusia yang merasakan ketenangan luar biasa walau penampakkannya di luar bagai seorang yang gelisah. Dia merasa tenteran karena apa yang dia lakukan merupakan rangkaian ibadah sebagai bukti mahabbah. Tidak ada rasa takut apalagi keraguan.
Kegelisahan yang dimaksud janganlah ditafsirkan sebagai resah. Ia adalah metafora (tamsil) dari sikap dinamis atau sebuah obsesi kerinduan untuk mengerahkan seluruh daya dan akal budinya agar hasil pekerjaannya berakhir dengan baik atau sempurna.
Dengan demikian, istiqomah bukanlah berarti sebuah sikap yang jumud, tidak mau adanya perubahan, namun sebuah kindisi yang tetap konsisten menuju arah yang diyakininya dengan tetap terbuka terhadap gagasan inovatif yang akan menunjang atau memberikan kontribusi positif untuk pencapaian tujuannya. Mengomentari masalah ini, Dr. Nurcholis Madjid berkata, “Kesalahan itu timbul antara lain akibat persepsi bahwa istiqomah mengandung makna yang statis. Memang istiqomah mengandung arti kemantapan, tetapi tidak berarti kemandekkan, namun lebih dekat kepada arti stabilitas yang dinamis”, maka itulah yang disebut istiqomah.
Pribadi muslim yang profesional dan berakhlak memiliki sikap konsisten yaitu kemampuan untuk bersikap pantang menyerah, mampu mempertahankan prinsip serta komitmennya walau harus berhadapan dengan resiko yang membahayakan dirinya. Mereka mampu memngendalikan diri dan mengelola emosinya secara efektif. Sikap konsisten telah melahirkan kepercayaan diri yang kuat dan memiliki integritas serta mampu mengelola stres dengan tetap penuh gairah. Seorang yang istiqomah tidak mudah berbelok arah betapapun godaan untuk mengubah tujuan begitu memikatnya. Dia tetap pada niat semula.
Istiqomah berarti berhadapan dengan segala rintangan, konsisten berarti tetap menapaki jalan yang lurus walaupun sejuta halangan menghadang. Iman dan istiqomah akan membuahkan keselamatan dari segala macam keburukan dan meraih segala macam yang dicintai. Orang yang istiqomah juga akan dianugerahi kekokohan dan kemenangan, serta kesuksesan memerangi hawa nafsu. Beruntunglah orang yang mampu istiqomah dalam melakukan ketaatan kepada Allah SWT. Khususnya pada zaman seperti ini, saat cobaan, ujian, dan godaan selalu menghiasi kehidupan. Siapa saja yang kuat imannya akan menuai keberuntungan yang besar. Dan siapa saja yang lemah imannya akan tersungkur di tengah belantara kehidupan dan mengecap pahitnya kegagalan.
Maka mari kita senantiasa meningkatkan iman dan memohon kepada Allah SWT agar bisa istiqomah dalam beramal shaleh. Terlebih dalam dua hal, yaitu istiqomah dalam keikhlasan dan mengikuti ajaran Allah SWT dan Rasul-Nya.

 Dalil-dalil Istiqomah


• QS. Huud (11): 112
Artinya: Maka konsisitenlah sebagaimana telah diperintahkan kepadamu dan juga orang yang telah taubat bersamamu, dan janganlah kamu melalampaui batas. Sesungguhnya dia menyangkut apa yang kamu lakukan, maha melihat.
Ayat ini memerintahkan Nabi Muhammmad SAW untuk konsisten dalam melaksanakan dan menegakkan tuntunan wahyu-wahyu Illahi sebaik mungkin sehingga terlaksana secara sempurna sebagaimana mestinya. Tuntuna wahyu bermacam-macam, ia mencakup seluruh persoalan agama dan kehidupan dunia maupun akhirat. Denagn demikian, perintah tersebut mencakup perbaikan kehidupan dunia dan ukhrowi, pribadi, masyarakat dan lingkungan. Karena itu, perintah ini sungguh sangat berat. Itu sebabnya sahabat Nabi Ibnu Abbas ra. berkomentar, tidak ada ayat yang turun kepada Nabi Muhammd SAW lebih berat dari ayat ini dan agaknya itu pula sebabnya sehingga Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa surah Huud menjadikan beliau beruban. Ketika ditanya apa yang terdapat pada surah Huud yang menjadikan beliau beruban, beliau menjawab, “Perintah-Nya, fastaqim kamaa umirta”. Dalam riwayat lain disebutkan bahwa ketika turunnya ayat ini beliau bersabda, ”Bersunggguh-sungguhlah, Bersunggguh-sungguhlah”. Dan sejak itu beliau tidak pernah lagi terlihat tertawa terbahak. (HR. Ibn Abi Hatim dan Abu asy-Syaikh melalui al-Hasan)
Ayat sebelum ini berbicara tentang kitab Nabi Musa as dan pertikaian umatnya tentang kitab suci Taurat. Ayat ini melarang umat Islam bertikai seperti halnya pertikaian itu dan memerintahkan untuk konsisten memelihara dan mengamalkan kitab suci. Semua sepakat tentang Al-Quran yang dimulai dengan surah al-Fatihah dan berakhir dengan surah an-Naas
• QS. Fushilat (41): 30-32
Artinya: 30. Sesungguhnya orang-orang yang berkata, Tuhan kami adalah Allah kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka (dengan berkata) “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kanu bersedih hati dan bergembiralah kamu dengan memperoleh surga yang telah dijanjikan kepadamu”.
31. Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidpan dunia dan akhirat di dalamnya surga kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh apa yang kamu minta.
32. Sebagai penghormatan (bagimu) dari Allah yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.
Inilah lanjutan dari bisikan malaikat yang disampaikan kedalam jiwa orang yang telah mengakui Allah SWT sebagai Tuhannya dan tetap teguh memegang pendirian, tidak berubah dan tidak beranjak, sebab hanyalah Allah tempat berlindung, tidak ada yang lain. Allahlah tempat memohonkan pertolongan, yang lain tidak. Maka selain dari ketenteraman hati diatas dunia ini sebagai alat paling penting untuk pertahanan jiwa dalam menghadapi serba-serbi gelombang kehidupan, dijanjikan pula bahwa kelak akan dimasukkan ke dalam surga.
Sambungan bujukan malaikat-malaikat itu yakni bahwasanya dengan izin dan perintah dari Allah mereka memberikan jaminan perlindungan bagi orang yang teguh memegang pendirian bertuhan kepada Allah itu, baik semasa hidupnya di dunia terutama di akhirat kelak. Maka bertambah condonglah kita kepada pendapat yang telah kita kemukakan diatas tadi, yaitu bahwa malaikat datang bukanlah semata-mata dikala orang yang teguh pendirian itu akan meninggal saja bahkan pada masa hidup dalam kondisi apapun. Fahruddin menulis dalam tafsirnya tentang maksud ayat ini, malaikat memberikan perlindungan atau pimpinan ialah bahwa kekuatan malaikat itu ada pengaruhnya atas orang yang beriman denagn membukakan keyakinan yang penuh dalam suatu pendirian, dan memberikan ketegakkan yang hakiki, yang tidak meragukan lagi, sehingga jiwa itu berani menghadapi segala kemungkinan apapun.
Segala kepayahan dan penderitaaan mempertahankan pendirian itu dikala hidup di dunia terobatlah pada masa itu. Tercapaiklah sudah apa yang telah diperingatkan oleh Allah SWT bahwa Dia adalah Maha Pengampun. Sehingga orang yang telah terlanjur berbuat dosa selama inin asalkan dia betul-betul taubat, dosanya diampuni dan amalnya diterima. Dia Maha Penyayang, yaitu lebih senang dan memberikan ganjaran yang penuh kasih sayang terhadap hambanya yang patuh dan taat.
• QS. Al-Ahqaaf (46): 13-14
Artinya: 13. Sesungguhnya orang yang mengatakan Tuhan kami ialah Allah kemudian mereka tetap istiqomah, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada pula berduka cita.
14. Mereka itulah penghuni surga, mereka kekal di dalamnya. Sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.
Orang-orang yang mengaku bahwa Allah SWT adalah Tuhannya dan menjadikan Allah SWT sebagai sentral dalam segala sesuatu. Lalu mereka istiqomah, teguh, yang merupakan derajat tinggi. Derajat itu berupa ketenangan jiwa dan ketenteraman hati serta keistiqomahan perasaan. Sehingga tidak galau dan ragu-ragu karena adnya berbagai pengaruh yang keras, bervariasi dan banyak. Derajat itu berupa keistiqomahan perbuatan dan perilaku yang bersifat stabil dan dinamis meskipun banyak bisikan.
• QS. Al-Furqon (25): 32
Artinya: Dan orang-orang kafir berkata, “Mengapa tidak diturunkan Al-Qur’an itu kepada Muhammasd dengan sekaligus?”. Diturunkan Al-Qur’an dengan cara demikian karena menetapkan hatimu (wahai Muhammad) dengannya, dan kami nyatakan bacaannya kepadamu dengan teratur satu persatu.
Ayat ini berkaitan dengan istiqomah hati, yakni senantiasa teguh dalam mempertahankan kesucian iman dengan cara menjaga kesucian hati daripada sifat syirik, menjauhi sifat-sifat cela seperti riya dan hendaknya menyuburkan hati dengan sifat terpuji, terutamanya ikhlas, dengan kata-kata lain istiqomah hati mempunyai maksud keyakinan yang kukuh terhadap kebenaran.

Pengertian Istiqomah

Pengertian Istiqomah
Pengertian Istiqomah  bila di lihat dari segi  bahasa adalah pendirian yang teguh atas jalan yang lurus. Sedangkan bila di tinjau dari segi  istilah, istiqomah adalah bentuk kualitas batin yang melahirkan sikap konsisten (taat asas) dan teguh pendirian untuk menegakkan dan membentuk sesuatu menuju pada kesempurnaan atau kondisi yang lebih baik, sebagaimana kata taqwim merujuk pula pada bentuk yang sempurna.

“Tunjukilah kami jalan yang lurus”
Mustaqiim adalah ragkaian kata dari istiqomah. Kalau jalan yang lurus, shirotha mustaqiim telah diberikan, tercapailah sudah istiqomah.

memang ada perbedaan pendapat tentang pengertian istiqomah di kalangan para ulama  Menurut Abu al-Qasim al-Qusyairi, istiqomah adalah sebuah tingkatan yang menjadi pelengkap dan penyempurna segala urusan. Lantaran istiqomahlah segala kebaikan berikut aturannya dapat terwujud. Orang yang tidak istiqomah dalam melakukan urusannya pasti akan sia-sia dan mengalami kegagalan.
Adapula yang berpendapat, istiqomah hanya mampu dilakukan oleh orang-orang besar karena istiqomah itu keluar dari kebiasaan, bertentangan dari tradisi, dan melakukan hakikat kejujuran di hadapan Allah SWT. Berangkat dari inilah Nabi bersabda, “istiqomahlah, sekalipun kalian tetap tidak akan mampu.” (HR. Ahmad)
Adapun  al-Wasithi, menurut beliau pengertian istiqomah adalah sifat yang bisa menjadikan sempurnanya kebaikan. Apabila ia hilang, kebaikan-kebaikan menjadi buruk.
Para ulama berbeda pendapat dalam menentukan istiqomah. Abu Bakar menafsirkan bahwa meraka adalah orang-orang yang tidak menyekutukan Allah SWT dengan sesuatupun. Ada yang menafsirkan bahwa mereka adalah yang masuk Islam lalu tidak menyekutukan Allah SWT dengan susuatupun hingga mereka menghadap kepada-Nya. Yang lainnya menafsirkan bahwa mereka istiqomah di atas kalimat syahadat, dan tafsiran yang lainnya bahwa mereka istiqomah dalam melakukan ketaatan kepada-Nya.
Menurut Abu Ali ad-Daqqaq, ada tiga derajat pengertian istiqomah, yaitu menegakkan atau membentuk sesuatu (taqwiim), menyehatkan dan meluruskan (iqomah), dan berlaku lurus (istiqomah). Taqwim menyangkut disiplin jiwa, iqomah berkaitan dengan penyempurnaan, dan istiqomah berhubungan dengan tindakan mendekatkan diri pada Allah SWT.
Sikap istiqomah menunjukkan kekuatan iman yang merasuki seluruh jiwa, sehingga seseorang tidak akan mudah goncang atau cepat menyerah pada tantangan atau tekanan. Mereka yang memiliki jiwa istiqomah itu adalah tipe manusia yang merasakan ketenangan luar biasa walau penampakkannya di luar bagai seorang yang gelisah. Dia merasa tenteran karena apa yang dia lakukan merupakan rangkaian ibadah sebagai bukti mahabbah. Tidak ada rasa takut apalagi keraguan.
Kegelisahan yang dimaksud janganlah ditafsirkan sebagai resah. Ia adalah metafora (tamsil) dari sikap dinamis atau sebuah obsesi kerinduan untuk mengerahkan seluruh daya dan akal budinya agar hasil pekerjaannya berakhir dengan baik atau sempurna.
Dengan demikian, istiqomah bukanlah berarti sebuah sikap yang jumud, tidak mau adanya perubahan, namun sebuah kindisi yang tetap konsisten menuju arah yang diyakininya dengan tetap terbuka terhadap gagasan inovatif yang akan menunjang atau memberikan kontribusi positif untuk pencapaian tujuannya. Mengomentari masalah ini, Dr. Nurcholis Madjid berkata, “Kesalahan itu timbul antara lain akibat persepsi bahwa istiqomah mengandung makna yang statis. Memang istiqomah mengandung arti kemantapan, tetapi tidak berarti kemandekkan, namun lebih dekat kepada arti stabilitas yang dinamis”, maka itulah yang disebut istiqomah.
Pribadi muslim yang profesional dan berakhlak memiliki sikap konsisten yaitu kemampuan untuk bersikap pantang menyerah, mampu mempertahankan prinsip serta komitmennya walau harus berhadapan dengan resiko yang membahayakan dirinya. Mereka mampu memngendalikan diri dan mengelola emosinya secara efektif. Sikap konsisten telah melahirkan kepercayaan diri yang kuat dan memiliki integritas serta mampu mengelola stres dengan tetap penuh gairah. Seorang yang istiqomah tidak mudah berbelok arah betapapun godaan untuk mengubah tujuan begitu memikatnya. Dia tetap pada niat semula.
Istiqomah berarti berhadapan dengan segala rintangan, konsisten berarti tetap menapaki jalan yang lurus walaupun sejuta halangan menghadang. Iman dan istiqomah akan membuahkan keselamatan dari segala macam keburukan dan meraih segala macam yang dicintai. Orang yang istiqomah juga akan dianugerahi kekokohan dan kemenangan, serta kesuksesan memerangi hawa nafsu. Beruntunglah orang yang mampu istiqomah dalam melakukan ketaatan kepada Allah SWT. Khususnya pada zaman seperti ini, saat cobaan, ujian, dan godaan selalu menghiasi kehidupan. Siapa saja yang kuat imannya akan menuai keberuntungan yang besar. Dan siapa saja yang lemah imannya akan tersungkur di tengah belantara kehidupan dan mengecap pahitnya kegagalan.
Maka mari kita senantiasa meningkatkan iman dan memohon kepada Allah SWT agar bisa istiqomah dalam beramal shaleh. Terlebih dalam dua hal, yaitu istiqomah dalam keikhlasan dan mengikuti ajaran Allah SWT dan Rasul-Nya.

 Dalil-dalil Istiqomah


• QS. Huud (11): 112
Artinya: Maka konsisitenlah sebagaimana telah diperintahkan kepadamu dan juga orang yang telah taubat bersamamu, dan janganlah kamu melalampaui batas. Sesungguhnya dia menyangkut apa yang kamu lakukan, maha melihat.
Ayat ini memerintahkan Nabi Muhammmad SAW untuk konsisten dalam melaksanakan dan menegakkan tuntunan wahyu-wahyu Illahi sebaik mungkin sehingga terlaksana secara sempurna sebagaimana mestinya. Tuntuna wahyu bermacam-macam, ia mencakup seluruh persoalan agama dan kehidupan dunia maupun akhirat. Denagn demikian, perintah tersebut mencakup perbaikan kehidupan dunia dan ukhrowi, pribadi, masyarakat dan lingkungan. Karena itu, perintah ini sungguh sangat berat. Itu sebabnya sahabat Nabi Ibnu Abbas ra. berkomentar, tidak ada ayat yang turun kepada Nabi Muhammd SAW lebih berat dari ayat ini dan agaknya itu pula sebabnya sehingga Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa surah Huud menjadikan beliau beruban. Ketika ditanya apa yang terdapat pada surah Huud yang menjadikan beliau beruban, beliau menjawab, “Perintah-Nya, fastaqim kamaa umirta”. Dalam riwayat lain disebutkan bahwa ketika turunnya ayat ini beliau bersabda, ”Bersunggguh-sungguhlah, Bersunggguh-sungguhlah”. Dan sejak itu beliau tidak pernah lagi terlihat tertawa terbahak. (HR. Ibn Abi Hatim dan Abu asy-Syaikh melalui al-Hasan)
Ayat sebelum ini berbicara tentang kitab Nabi Musa as dan pertikaian umatnya tentang kitab suci Taurat. Ayat ini melarang umat Islam bertikai seperti halnya pertikaian itu dan memerintahkan untuk konsisten memelihara dan mengamalkan kitab suci. Semua sepakat tentang Al-Quran yang dimulai dengan surah al-Fatihah dan berakhir dengan surah an-Naas
• QS. Fushilat (41): 30-32
Artinya: 30. Sesungguhnya orang-orang yang berkata, Tuhan kami adalah Allah kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka (dengan berkata) “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kanu bersedih hati dan bergembiralah kamu dengan memperoleh surga yang telah dijanjikan kepadamu”.
31. Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidpan dunia dan akhirat di dalamnya surga kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh apa yang kamu minta.
32. Sebagai penghormatan (bagimu) dari Allah yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.
Inilah lanjutan dari bisikan malaikat yang disampaikan kedalam jiwa orang yang telah mengakui Allah SWT sebagai Tuhannya dan tetap teguh memegang pendirian, tidak berubah dan tidak beranjak, sebab hanyalah Allah tempat berlindung, tidak ada yang lain. Allahlah tempat memohonkan pertolongan, yang lain tidak. Maka selain dari ketenteraman hati diatas dunia ini sebagai alat paling penting untuk pertahanan jiwa dalam menghadapi serba-serbi gelombang kehidupan, dijanjikan pula bahwa kelak akan dimasukkan ke dalam surga.
Sambungan bujukan malaikat-malaikat itu yakni bahwasanya dengan izin dan perintah dari Allah mereka memberikan jaminan perlindungan bagi orang yang teguh memegang pendirian bertuhan kepada Allah itu, baik semasa hidupnya di dunia terutama di akhirat kelak. Maka bertambah condonglah kita kepada pendapat yang telah kita kemukakan diatas tadi, yaitu bahwa malaikat datang bukanlah semata-mata dikala orang yang teguh pendirian itu akan meninggal saja bahkan pada masa hidup dalam kondisi apapun. Fahruddin menulis dalam tafsirnya tentang maksud ayat ini, malaikat memberikan perlindungan atau pimpinan ialah bahwa kekuatan malaikat itu ada pengaruhnya atas orang yang beriman denagn membukakan keyakinan yang penuh dalam suatu pendirian, dan memberikan ketegakkan yang hakiki, yang tidak meragukan lagi, sehingga jiwa itu berani menghadapi segala kemungkinan apapun.
Segala kepayahan dan penderitaaan mempertahankan pendirian itu dikala hidup di dunia terobatlah pada masa itu. Tercapaiklah sudah apa yang telah diperingatkan oleh Allah SWT bahwa Dia adalah Maha Pengampun. Sehingga orang yang telah terlanjur berbuat dosa selama inin asalkan dia betul-betul taubat, dosanya diampuni dan amalnya diterima. Dia Maha Penyayang, yaitu lebih senang dan memberikan ganjaran yang penuh kasih sayang terhadap hambanya yang patuh dan taat.
• QS. Al-Ahqaaf (46): 13-14
Artinya: 13. Sesungguhnya orang yang mengatakan Tuhan kami ialah Allah kemudian mereka tetap istiqomah, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada pula berduka cita.
14. Mereka itulah penghuni surga, mereka kekal di dalamnya. Sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.
Orang-orang yang mengaku bahwa Allah SWT adalah Tuhannya dan menjadikan Allah SWT sebagai sentral dalam segala sesuatu. Lalu mereka istiqomah, teguh, yang merupakan derajat tinggi. Derajat itu berupa ketenangan jiwa dan ketenteraman hati serta keistiqomahan perasaan. Sehingga tidak galau dan ragu-ragu karena adnya berbagai pengaruh yang keras, bervariasi dan banyak. Derajat itu berupa keistiqomahan perbuatan dan perilaku yang bersifat stabil dan dinamis meskipun banyak bisikan.
• QS. Al-Furqon (25): 32
Artinya: Dan orang-orang kafir berkata, “Mengapa tidak diturunkan Al-Qur’an itu kepada Muhammasd dengan sekaligus?”. Diturunkan Al-Qur’an dengan cara demikian karena menetapkan hatimu (wahai Muhammad) dengannya, dan kami nyatakan bacaannya kepadamu dengan teratur satu persatu.
Ayat ini berkaitan dengan istiqomah hati, yakni senantiasa teguh dalam mempertahankan kesucian iman dengan cara menjaga kesucian hati daripada sifat syirik, menjauhi sifat-sifat cela seperti riya dan hendaknya menyuburkan hati dengan sifat terpuji, terutamanya ikhlas, dengan kata-kata lain istiqomah hati mempunyai maksud keyakinan yang kukuh terhadap kebenaran.
This entry was posted in :
Shalat Sunnah Tarawih
Shalat Sunnah Tarawih  adalah shalat sunah yang dilaksanakan khusus pada malam ‎hari di bulan bulan Ramadhan sementara selain bulan ramadhan biasa nya di sebut dengan shalat tahajud atau qiyamul lail . Shalat Sunnah Tarawih  merupakan amalan sunah yang sangat di anjurkan  pada bulan ‎Ramadhan di samping ibadah-ibadah lain seperti memperbanyak tadarus Al ‎Quran, berzikir, berdoa, mendalami ilmu agama dengan mengikuti pesantren kilat, ‎dan sebagainya. Kegiatan tersebut bertujuan untuk lebih mendekatkan diri kepada ‎Allah SWT

Hukum Shalat Sunnah Tarawih


  Hukum melaksanakannya adalah sunah muakkad, sebagaimana hadis ‎Rasulullah SAW :‎

artinya :“Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah SAW bersabda : Barangsiapa yang ‎melaksanakan shalat pada malam hari di bulan Ramadhan dengan dilandasi ‎iman dan semata-mata mengharap ridha Allah SWT maka akan diampuni dosa-‎dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)‎


Shalat Sunnah Tarawih  di kerjakan 8 rakaat di tambah 3 witir adapun memang banayak sebagian umat islam yang mengerjakan 21 rakaat atau 23 rakaat namun itu bukan lah masalah karena mereka mempunyai dalil nya masing masing adapun saya sendiri menggunakan shalat tarawih 11 rakaat dengan cara 4 rakaat tanpa tahuyatul awal di tambah lagi 4 rakaat seperti tadi lalu di tambah witir 3 rakaat tanpa tahiyatul awal jadi jumlahnya 11 rakaat beserta witir adapun dalilnya adalah sebagai berikut

Dalil salat Tarawih dengan 11 rakaat adalah hadis riwayat Aisyah ra:

    مَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – يَزِيدُ فِى رَمَضَانَ وَلاَ فِى غَيْرِهِ عَلَى إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَ

“Rasulullah saw tidak pernah menambah jumlah raka’at dalam shalat malam di bulan Ramadhan dan tidak pula dalam shalat lainnya lebih dari 11 raka’at.” (HR. Bukhari)

Shalat sunnah tarawih di sunnahkan memang di lakukan secara berjamaah tetapi bila di lakukan sendirian atau secara munfarid juga boleh tentunya nilai pahala nya yang berbeda namun untuk nilai syah tetap lah syah karena ke duanya juga telah di contoh kan Nabi  kita Nabi Muhammad Saw adapun selain shalat tarawih sobat bisa baca Macam macam shalat sunnah
Sementara pembahasan mengenai shalat sunnah tarawih cukup sekian dari saya terima kasih atas kunjungan nya di blog Sekedar berbagi 
wassalam





Shalat Sunnah Tarawih

Shalat Sunnah Tarawih
Shalat Sunnah Tarawih  adalah shalat sunah yang dilaksanakan khusus pada malam ‎hari di bulan bulan Ramadhan sementara selain bulan ramadhan biasa nya di sebut dengan shalat tahajud atau qiyamul lail . Shalat Sunnah Tarawih  merupakan amalan sunah yang sangat di anjurkan  pada bulan ‎Ramadhan di samping ibadah-ibadah lain seperti memperbanyak tadarus Al ‎Quran, berzikir, berdoa, mendalami ilmu agama dengan mengikuti pesantren kilat, ‎dan sebagainya. Kegiatan tersebut bertujuan untuk lebih mendekatkan diri kepada ‎Allah SWT

Hukum Shalat Sunnah Tarawih


  Hukum melaksanakannya adalah sunah muakkad, sebagaimana hadis ‎Rasulullah SAW :‎

artinya :“Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah SAW bersabda : Barangsiapa yang ‎melaksanakan shalat pada malam hari di bulan Ramadhan dengan dilandasi ‎iman dan semata-mata mengharap ridha Allah SWT maka akan diampuni dosa-‎dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)‎


Shalat Sunnah Tarawih  di kerjakan 8 rakaat di tambah 3 witir adapun memang banayak sebagian umat islam yang mengerjakan 21 rakaat atau 23 rakaat namun itu bukan lah masalah karena mereka mempunyai dalil nya masing masing adapun saya sendiri menggunakan shalat tarawih 11 rakaat dengan cara 4 rakaat tanpa tahuyatul awal di tambah lagi 4 rakaat seperti tadi lalu di tambah witir 3 rakaat tanpa tahiyatul awal jadi jumlahnya 11 rakaat beserta witir adapun dalilnya adalah sebagai berikut

Dalil salat Tarawih dengan 11 rakaat adalah hadis riwayat Aisyah ra:

    مَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – يَزِيدُ فِى رَمَضَانَ وَلاَ فِى غَيْرِهِ عَلَى إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَ

“Rasulullah saw tidak pernah menambah jumlah raka’at dalam shalat malam di bulan Ramadhan dan tidak pula dalam shalat lainnya lebih dari 11 raka’at.” (HR. Bukhari)

Shalat sunnah tarawih di sunnahkan memang di lakukan secara berjamaah tetapi bila di lakukan sendirian atau secara munfarid juga boleh tentunya nilai pahala nya yang berbeda namun untuk nilai syah tetap lah syah karena ke duanya juga telah di contoh kan Nabi  kita Nabi Muhammad Saw adapun selain shalat tarawih sobat bisa baca Macam macam shalat sunnah
Sementara pembahasan mengenai shalat sunnah tarawih cukup sekian dari saya terima kasih atas kunjungan nya di blog Sekedar berbagi 
wassalam





This entry was posted in :

Rabu, 14 September 2016

Lirik lagu Doa Pengobral Dosa by Iwan Fals
Lirik lagu Doa Pengobral Dosa by Iwan Fals mengisahkan tentang kehidupan kelam wanita malam alias PSK yang mana di dalam hatinya tak ubahnya manusia lainnya walau hidup penuh dosa tapi di hatinya terdapan setitik harapan sehingga berharap atau berdoa kepada tuhan agar di beri setetes rejeki , dalam Lirik lagu Doa Pengobral Dosa  juga menggambarkan keresahan sebagai wanita malam tat kala lama menunggu namun tak ada yang memakai jasa dirinya oleh si hidung belang lirik lagu doa pengobral dosa memang mengisahkan kisah sepenggal manusia yang hidup di dunia hitam dan lagu ini di ambil dari album iwan fals Sarjana Muda yang di keluarkan pada tahun1981)

Lirik lagu Doa Pengobral Dosa

 ( Album Sarjana Muda 1981)

Disudut dekat gerbong
Yang tak terpakai
Perempuan ber make up tebal
Dengan rokok ditangan
Menunggu tamunya datang

Terpisah dari ramai
Berteman nyamuk nakal
Dan segumpal harapan
Kapankah datang
Tuan berkantong tebal

Habis berbatang batang
Tuan belum datang
Dalam hati
Resah menjerit bimbang

Apakah esok hari
Anak anakku dapat makan
Oh Tuhan beri
Setetes rezeki

Dalam hati yang bimbang berdoa
Beri terang jalan anak hamba
Kabulkanlah Tuhan

Lirik lagu Doa Pengobral Dosa by Iwan Fals

Lirik lagu Doa Pengobral Dosa by Iwan Fals
Lirik lagu Doa Pengobral Dosa by Iwan Fals mengisahkan tentang kehidupan kelam wanita malam alias PSK yang mana di dalam hatinya tak ubahnya manusia lainnya walau hidup penuh dosa tapi di hatinya terdapan setitik harapan sehingga berharap atau berdoa kepada tuhan agar di beri setetes rejeki , dalam Lirik lagu Doa Pengobral Dosa  juga menggambarkan keresahan sebagai wanita malam tat kala lama menunggu namun tak ada yang memakai jasa dirinya oleh si hidung belang lirik lagu doa pengobral dosa memang mengisahkan kisah sepenggal manusia yang hidup di dunia hitam dan lagu ini di ambil dari album iwan fals Sarjana Muda yang di keluarkan pada tahun1981)

Lirik lagu Doa Pengobral Dosa

 ( Album Sarjana Muda 1981)

Disudut dekat gerbong
Yang tak terpakai
Perempuan ber make up tebal
Dengan rokok ditangan
Menunggu tamunya datang

Terpisah dari ramai
Berteman nyamuk nakal
Dan segumpal harapan
Kapankah datang
Tuan berkantong tebal

Habis berbatang batang
Tuan belum datang
Dalam hati
Resah menjerit bimbang

Apakah esok hari
Anak anakku dapat makan
Oh Tuhan beri
Setetes rezeki

Dalam hati yang bimbang berdoa
Beri terang jalan anak hamba
Kabulkanlah Tuhan

This entry was posted in :
Lirik lagu dua dua Januari Iwan Fals
Lirik lagu dua dua Januari By Iwan Fals - adalah lagu yang sangat aku sukai dari sekian banyak lagu lagu karya iwan fals yang satu ini emang beda dengan yang lain walaupun mengangkat tema percintaan berbeda dengan penyanyi lagu lain nya dalam penulisan lirik nya ,

Lirik lagu dua dua Januari Iwan Fals 


( Album Sarjana Muda 1981)

Dua dua Januari
Kita berjanji
Coba saling mengerti
Apa di dalam hati

Dua dua Januari
Tidak sendiri
Aku berteman iblis
Yang baik hati

Jalan berdampingan
Tak pernah ada tujuan
Membelah malam
Mendung yang selalu datang

Ku dekap erat
Ku pandang senyummu
Dengan sorot mata yang keduanya buta

Lalu kubisikkan
Sebaris kata kata putus asa
Sebentar lagi hujan

Dua buku teori
Kau pinjamkan aku
Tebal tidak berdebu
Kubaca selalu

Empat lembar fotomu
Dalam lemari kayu
Kupandang dan kujaga
Sampai kita jemu

Lirik lagu dua dua Januari by Iwan Fals

Lirik lagu dua dua Januari Iwan Fals
Lirik lagu dua dua Januari By Iwan Fals - adalah lagu yang sangat aku sukai dari sekian banyak lagu lagu karya iwan fals yang satu ini emang beda dengan yang lain walaupun mengangkat tema percintaan berbeda dengan penyanyi lagu lain nya dalam penulisan lirik nya ,

Lirik lagu dua dua Januari Iwan Fals 


( Album Sarjana Muda 1981)

Dua dua Januari
Kita berjanji
Coba saling mengerti
Apa di dalam hati

Dua dua Januari
Tidak sendiri
Aku berteman iblis
Yang baik hati

Jalan berdampingan
Tak pernah ada tujuan
Membelah malam
Mendung yang selalu datang

Ku dekap erat
Ku pandang senyummu
Dengan sorot mata yang keduanya buta

Lalu kubisikkan
Sebaris kata kata putus asa
Sebentar lagi hujan

Dua buku teori
Kau pinjamkan aku
Tebal tidak berdebu
Kubaca selalu

Empat lembar fotomu
Dalam lemari kayu
Kupandang dan kujaga
Sampai kita jemu
This entry was posted in :
Cara Membuka Situs Yang Diblokir Oleh Telkomsel
Cara Membuka Situs Yang Diblokir Oleh Telkomsel - Saat  anda ingin membuka sebuah situs dan saat terbuka yang muncul malah tulisan internet positif seperti gambar di bawah ini

ada beberapa alasan mengapa situs itu di blokir, dan diantaranya adalah seperi yang akan saya jelaskan di bawah ini  dibawah ini:

•    Situs telah melanggar hak cipta
•    Situs itu di duga mengandung virus atau spyware yang dapat merusak laptop/computer pengguna internet.
•    Melanggar undang-undang pemerintah di bidang  informasi dan transaksi elektronik
•    Melanggar aturan provider penyedia layanan internet.

Lalu Bagaimana Cara Membuka Situs Yang Diblokir Oleh Telkomsel ?
Ada banyak cara untuk bisa membuka situs yang di blokir namun cara yang paling mudah ialah dengn cara di bawah ini

 Cara Membuka Situs Yang Diblokir Oleh Telkomsel   di  Mozilla Firefox

Untuk membuka situs yand diblokir di mozila kita bias memanfaatkan  penggaya yang bernama anonymox yang tersedia di mozila yaitu dengan cara
Pilih Unduh Pengaya (Get Add-ons), lalu pada kotak pencarian di pojok kanan atas ketik anonymox lalu tekan enter. Silahkan pilih Pilih pengaya anonymoX lalu klik tombol Pasang (Install). Jika sudah selesai lalu Klik pada link “Mulai ulang sekarang” atau “Restart now”
Sementara untuk chroum adalah sebagai berikut
Cara Buka Situs yang di Blokir di Google Chrome
 Silahkan ketik anonymox for chrome atau ketik URL https://chrome.google.com/webstore/detail/anonymox/icpklikeghomkemdellmmkoifgfbakio?hl=en setelah itu di sudut pojok klik add to chroum mak secara otomtis anonymox terinstal lalu klik tanda silang di sudut atasnya daan klik contry silhkan sobat klik salah satu froxi Negara yang tersedia selin anonymox ada juga yang bernama hotspot shield . atau sobat ketik hotspot shield for chrome setelah itu sama seperti yang diatas caranya terus terang saya sendiri lebih suka dengan hotspot shield di karenakan jauh lebih cepat loudingnya di bandingkan dengn anonymox nmun kekurangannya saat sobaat ingin mendownloads tidak bisa mendownloadsnya dengan memakai idm tapi untuk kecepatan bufringnya lebih cepat sehingga sobat bisa membuka situs yang di inginkan dengan cepat
Atau sobat bias menggunakan software pshipon sobat tinggal mengunduhnya dan menginstalnya

Cara Membuka Situs Yang Diblokir Oleh Telkomsel

Cara Membuka Situs Yang Diblokir Oleh Telkomsel
Cara Membuka Situs Yang Diblokir Oleh Telkomsel - Saat  anda ingin membuka sebuah situs dan saat terbuka yang muncul malah tulisan internet positif seperti gambar di bawah ini

ada beberapa alasan mengapa situs itu di blokir, dan diantaranya adalah seperi yang akan saya jelaskan di bawah ini  dibawah ini:

•    Situs telah melanggar hak cipta
•    Situs itu di duga mengandung virus atau spyware yang dapat merusak laptop/computer pengguna internet.
•    Melanggar undang-undang pemerintah di bidang  informasi dan transaksi elektronik
•    Melanggar aturan provider penyedia layanan internet.

Lalu Bagaimana Cara Membuka Situs Yang Diblokir Oleh Telkomsel ?
Ada banyak cara untuk bisa membuka situs yang di blokir namun cara yang paling mudah ialah dengn cara di bawah ini

 Cara Membuka Situs Yang Diblokir Oleh Telkomsel   di  Mozilla Firefox

Untuk membuka situs yand diblokir di mozila kita bias memanfaatkan  penggaya yang bernama anonymox yang tersedia di mozila yaitu dengan cara
Pilih Unduh Pengaya (Get Add-ons), lalu pada kotak pencarian di pojok kanan atas ketik anonymox lalu tekan enter. Silahkan pilih Pilih pengaya anonymoX lalu klik tombol Pasang (Install). Jika sudah selesai lalu Klik pada link “Mulai ulang sekarang” atau “Restart now”
Sementara untuk chroum adalah sebagai berikut
Cara Buka Situs yang di Blokir di Google Chrome
 Silahkan ketik anonymox for chrome atau ketik URL https://chrome.google.com/webstore/detail/anonymox/icpklikeghomkemdellmmkoifgfbakio?hl=en setelah itu di sudut pojok klik add to chroum mak secara otomtis anonymox terinstal lalu klik tanda silang di sudut atasnya daan klik contry silhkan sobat klik salah satu froxi Negara yang tersedia selin anonymox ada juga yang bernama hotspot shield . atau sobat ketik hotspot shield for chrome setelah itu sama seperti yang diatas caranya terus terang saya sendiri lebih suka dengan hotspot shield di karenakan jauh lebih cepat loudingnya di bandingkan dengn anonymox nmun kekurangannya saat sobaat ingin mendownloads tidak bisa mendownloadsnya dengan memakai idm tapi untuk kecepatan bufringnya lebih cepat sehingga sobat bisa membuka situs yang di inginkan dengan cepat
Atau sobat bias menggunakan software pshipon sobat tinggal mengunduhnya dan menginstalnya

Rabu, 13 Juli 2016

Kharomah Umar Bin Khattab Ra

Kharomah Umar Bin Khattab

Umar Bin Khattab
adalah seorang sahabat nabi yang mempunyai kelebihan atau kharomah di karenakan beliau adalah yang sangat beriman dan bertaqwa kepada Allah Swt  pasahal sebelum masuk islam dia termasuk orang yang kasar terhadap orang yang masuk islam bahkan hal yang unik dari sayidina Umar Bin Khattab Ra beliau masuk islam justru bertepatan saat umar hendak membunuh nabi Muhammad Saw

Dan di bawah ini adalah beberapa kharamah  kisah Kharomah Umar Bin Khattab yang banyak di ketahui orang
1.    Di takuti setan
Rasulullah SAW bersabda,
“Wahai Ibnul al-Khaththab, demi Allah yang jiwaku berada dalam genggaman tanganNya, sesungguhnya tidaklah setan menemuimu sedang berjalan di suatu jalan kecuali dia akan mencari jalan lain yang tidak engkau lalui.”
Diriwayatkan dari ‘Aisyah r.a bahwa Rasulullah pernah bersabda,
Sesungguhnya setan lari ketakutan jika bertemu Umar”
2.    Kharomah Umar Bin Khattab yang kedua adalah Meredam gempa bumi
Dalam kitab al-Syamil, Imain al-Haramain menceritakan Karamah ‘ suatu waktu pernah terjadi gempa bumi  ‘Umar malah mengucapkan pujian dan sanjungan kepada Allah, padahal bumi bergoncang begitu menakutkan. Kemudian `Umar memukul bumi dengan kantong tempat susu sambil berkata, “Tenanglah kau bumi, bukankah aku telah berlaku adil kepadamu.” seketika itu pula  Bumi kembali tenang

3.    Kharomah Umar Bin Khattab yang lainya adalah Dapat melihat sesuatu yang jauh dengan ijin Allah Swt
satu hari beliau sedang berkhutbah tiba tiba di tengah khutbah beliau berkata dengan keras Hai Pasukan Muslimin, Hai Sariyah, berlindunglah ke gunung. Barangsiapa menyuruh srigala untuk menggembalakan kambing, maka ia telah berlaku zalim!” tentu saja orang yang hadir saat itu menjadi kebingungan tak tahu maksud apa yang di katakan Umar Ra namun kejadian itu di ketahui oleh para hadirin yang hadir di mimbarnya umar setelah pasukan yang di tugaskan di Persia tiba di Madinah dan menceritakan saat peperangan kaum muslim yang dipimpin Sariyah bin Zanim al-Khalji terdesak dan terdengar olehnya teriakan Umar seperti saat umar sedang berkhutbah padahal jaraknya sangat jauh bahkan bukan hanya suara sosok umar pun terlihat oleh kaum muslim menyuruh kaum muslim pergi ke gunung
4.    Kalimatnya di abadikan dalam al quran
Kalimat  Subhaanaka haadzaa buhtaanun ‘adziim (Maha Suci Engkau (Ya Tuhan kami), ini adalah dusta yang besar? adalah kalimat yang berasal dari Umar Ra yang disampaikan kepada Rasulullah SAW dimana Umar Ra adalah orang yakin betul bahwa Aisyah Ra adalah wanita yang suci seperti yang diyakini Umar    Dan Allah menurunkan surat An Nur yang menyatakan Ummul Mukminin Aisyah adalah wanita yang suci.
Dan mungkin masih banyak yang belum kita ketahui dikarenakan sayidina umar ra adalah sahabat nabi  yang sangat bertaqwa

Kharomah Umar Bin Khattab

Kharomah Umar Bin Khattab Ra

Kharomah Umar Bin Khattab

Umar Bin Khattab
adalah seorang sahabat nabi yang mempunyai kelebihan atau kharomah di karenakan beliau adalah yang sangat beriman dan bertaqwa kepada Allah Swt  pasahal sebelum masuk islam dia termasuk orang yang kasar terhadap orang yang masuk islam bahkan hal yang unik dari sayidina Umar Bin Khattab Ra beliau masuk islam justru bertepatan saat umar hendak membunuh nabi Muhammad Saw

Dan di bawah ini adalah beberapa kharamah  kisah Kharomah Umar Bin Khattab yang banyak di ketahui orang
1.    Di takuti setan
Rasulullah SAW bersabda,
“Wahai Ibnul al-Khaththab, demi Allah yang jiwaku berada dalam genggaman tanganNya, sesungguhnya tidaklah setan menemuimu sedang berjalan di suatu jalan kecuali dia akan mencari jalan lain yang tidak engkau lalui.”
Diriwayatkan dari ‘Aisyah r.a bahwa Rasulullah pernah bersabda,
Sesungguhnya setan lari ketakutan jika bertemu Umar”
2.    Kharomah Umar Bin Khattab yang kedua adalah Meredam gempa bumi
Dalam kitab al-Syamil, Imain al-Haramain menceritakan Karamah ‘ suatu waktu pernah terjadi gempa bumi  ‘Umar malah mengucapkan pujian dan sanjungan kepada Allah, padahal bumi bergoncang begitu menakutkan. Kemudian `Umar memukul bumi dengan kantong tempat susu sambil berkata, “Tenanglah kau bumi, bukankah aku telah berlaku adil kepadamu.” seketika itu pula  Bumi kembali tenang

3.    Kharomah Umar Bin Khattab yang lainya adalah Dapat melihat sesuatu yang jauh dengan ijin Allah Swt
satu hari beliau sedang berkhutbah tiba tiba di tengah khutbah beliau berkata dengan keras Hai Pasukan Muslimin, Hai Sariyah, berlindunglah ke gunung. Barangsiapa menyuruh srigala untuk menggembalakan kambing, maka ia telah berlaku zalim!” tentu saja orang yang hadir saat itu menjadi kebingungan tak tahu maksud apa yang di katakan Umar Ra namun kejadian itu di ketahui oleh para hadirin yang hadir di mimbarnya umar setelah pasukan yang di tugaskan di Persia tiba di Madinah dan menceritakan saat peperangan kaum muslim yang dipimpin Sariyah bin Zanim al-Khalji terdesak dan terdengar olehnya teriakan Umar seperti saat umar sedang berkhutbah padahal jaraknya sangat jauh bahkan bukan hanya suara sosok umar pun terlihat oleh kaum muslim menyuruh kaum muslim pergi ke gunung
4.    Kalimatnya di abadikan dalam al quran
Kalimat  Subhaanaka haadzaa buhtaanun ‘adziim (Maha Suci Engkau (Ya Tuhan kami), ini adalah dusta yang besar? adalah kalimat yang berasal dari Umar Ra yang disampaikan kepada Rasulullah SAW dimana Umar Ra adalah orang yakin betul bahwa Aisyah Ra adalah wanita yang suci seperti yang diyakini Umar    Dan Allah menurunkan surat An Nur yang menyatakan Ummul Mukminin Aisyah adalah wanita yang suci.
Dan mungkin masih banyak yang belum kita ketahui dikarenakan sayidina umar ra adalah sahabat nabi  yang sangat bertaqwa
This entry was posted in :

Pengertian Haji dan Umroh

Pengertian Haji dan Umroh

Pengertian Haji
Pengertian Haji – salah satu rukun kelima dalam islam adalah haji bagi kaum muslim yang mampu baik mamfu secara material, fisik, maupun keilmuan dengan berkunjung ke beberapa tempat di Arab Saudi dan melaksanakan beberapa kegiatan pada satu waktu yang telah ditentukan yaitu pada bulan Dzulhijjah.
Secara estimologi (bahasa), Haji berarti niat (Al Qasdu), sedangkan menurut syara’ berarti Niat menuju Baitul Haram dengan amal-amal yang khusus.Temat-tempat tertentu yang dimaksud dalam definisi diatas adalah selain Ka’bah dan Mas’a (tempat sa’i), juga Padang Arafah (tempat wukuf), Muzdalifah (tempat mabit), dan Mina (tempat melontar jumroh).
Sedangkan yang dimaksud dengan waktu tertentu adalah bulan-bulan haji yaitu dimulai dari Syawal sampai sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Amalan ibadah tertentu ialah thawaf, sa’i, wukuf, mazbit di Muzdalifah, melontar jumroh, dan mabit di Mina.

Pengertian Umroh

Pengertian umroh dalam segi bahasa adalah berkunjung. Artinya, per definisi umroh, dapat juga dikatakan bahwa umroh adalah suatu perbuatan yang dengan sengaja mendatangi tempat yang selalu dikunjungi. Sedangkan secara syar’i dan terminologi fiqih, pengertian umroh berarti mengunjungi kota Mekkah untuk melakukan ibadah (seperti thawaf dan sa'i) dengan tata cara tertentu. Atau dengan kata lain datang ke Baitullah untuk melakukan ibadah umroh dengan syarat-syarat yang telah ditentukan.
. Umroh disunahkan bagi muslim yang mampu. Umroh dapat dilakukan kapan saja, kecuali pada hari Arafah yaitu tgl 10 Zulhijah dan hari-hari Tasyrik yaitu tgl 11,12,13 Zulhijah. Melaksanakan Umroh pada bulan Ramadhan sama nilainya dengan melakukan Ibadah Haji (Hadits Muslim) [Kembali ke Menu]

Jenis-jenis Haji
Haji Ifrad, artinya menyendiri
Pelaksanaan ibadah haji disebut ifrad jika sesorang melaksanakan ibadah haji dan umroh dilaksanakan secara sendiri-sendiri, dengan mendahulukan ibadah haji. Artinya, ketika calon jamaah haji mengenakan pakaian ihram di miqat-nya, hanya berniat melaksanakan ibadah haji. Jika ibadah hajinya sudah selesai, maka orang tersebut mengenakan ihram kembali untuk melaksanakan ibadah umroh.

Haji Tamattu’, artinya bersenang-senang
Pelaksanaan ibadah haji disebut Tamattu’ jika seseorang melaksanakan ibadah umroh dan Haji di bulan haji yang sama dengan mendahulukan ibadah Umroh. Artinya, ketika seseorang mengenakan pakaian ihram di miqat-nya, hanya berniat melaksanakan ibadah Umroh. Jika ibadah Umrohnya sudah selesai, maka orang tersebut mengenakan ihram kembali untuk melaksanakan ibadah Haji.
Tamattu’ dapat juga berarti melaksanakan ibadah Umroh dan Haji didalam bulan-bulan serta didalam tahun yang sama, tanpa terlebih dahulu pulang ke negeri asal.

Haji Qiran, artinya menggabungkan
Pelaksanaan ibadah Haji disebut Qiran jika seseorang melaksanakan ibadah Haji dan Umroh disatukan atau menyekaliguskan berihram untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah. Haji Qiran dilakukan dengan tetap berpakaian ihram sejak miqat makani dan melaksanakan semua rukun dan wajib haji sampai selesai, meskipun mungkin akan memakan waktu lama. [Kembali ke Menu]

Rukun dan Wajib Haji
Rukun haji :
  1. Ihram
  2. Thawaf Ziyarah (disebut juga dengan Thawaf Ifadhah)
  3.  Sa’ie
  4. Wuquf di padang Arafah
Apabila salah satu rukun haji di atas tidak dilaksanakan maka hajinya batal. Sedangkan Abu Hanifah berpendapat bahwa rukun haji hanya ada 2 yaitu: Wuquf dan Thawaf. Ihram dan Sa’I tidak dimasukkan ke dalam rukun karena menurut beliau, ihram adalah syarat sah haji dan sa’I adalah yang wajib dilakukan dalam haji (wajib haji). Sementara Imam syafi’ie berpendapat bahwa rukun haji ada 6 yaitu: Ihram, Thawaf, Sa’ie, Wuquf, Mencukur rambut, dan Tertib berurutan).(Kitabul Fiqh Ala Madzhabil Arba’ah 1/578).

Wajib Haji 
  1.  Iharam dimulai dari miqat yang telah ditentukan
  2. \Wuquf di Arafah sampai matahari tenggelam
  3. Mabit di Mina
  4. Mabit di Muzdalifah hingga lewat setengah malam
  5. Melempar jumrah
  6. Mencukur rambut
  7.  Tawaf Wada’
Syarat-syarat Wajib Haji
  1. Islam
  2. Berakal
  3. Baligh
  4. Mampu

Mewakilkan Seseorang Untuk Berhaji
Tidak boleh bagi seseorang berhaji untuk orang lain kecuali setelah ia berhaji untuk dirinya sendiri. Rasulullah bersabda: Berhajilah untuk dirimu sendiri, kemudian engkau berhaji untuknya. [Kembali ke Menu]

Haji Bagi Anak-anak yang belum Baligh
Tidaklah wajib bagi anak-anak untuk berhaji kecuali ia telah baligh. Namun jika ia telah berhaji maka hajinya sah sebagaimana yang telah diriwayatkan Ibnu Abbas ra bahwa Rasulullah r berjumpa dengan seorang berkendaraan dikawasan Ar-Rauha beliau bersabda: Siapakah kalian? Mereka menjawab: Kami orang-orang muslim, mereka balik bertanya: Siapa anda? Beliau menjawab: Saya Rasul Allah. Lalu ada seorang anak gadis yang masih kecil bertanya: Apakh ini yang disebut haji? Beliau menjawab: Ya dan bagimu pahala (HR. Ahmad, Muslim, Abu Daud, dan An Nasa dishahihkan oleh At Tirmidzi). [Kembali ke Menu]

 Syarat dan Rukun Wajib Ibadah Umroh

Memahami pengertian umroh dan yang terkait kurang lengkap tanpa mengetahui syarat dan rukun umroh.

1. Syarat Umroh
  1. Beragama Islam
  2. Telah aqil baligh (dewasa dan berakal sehat), meskipun Anda dapat mengajak anak-anak untuk melakukannya, namun umroh yang sah tetaplah bagi mereka yang telah akil baligh. Namun perjalanan umroh bagi anak-anak dapat dianggap sebagai sarana edukasi pendidikan agama Islam
  3.  Merdeka (bukan budak)
  4. Istithah (mampu)

2. Rukun Umroh
  1.     Niat Ihram
  2.     Melakukan thawaf umroh
  3.     Sa’i (berlari-lari kecil) antara Shofa dan Marwah
  4.     Bertahallul (mencukur seluruh atau sebagian rambut kepala)

Pengertian Haji dan Umroh

Pengertian Haji dan Umroh

Pengertian Haji dan Umroh

Pengertian Haji
Pengertian Haji – salah satu rukun kelima dalam islam adalah haji bagi kaum muslim yang mampu baik mamfu secara material, fisik, maupun keilmuan dengan berkunjung ke beberapa tempat di Arab Saudi dan melaksanakan beberapa kegiatan pada satu waktu yang telah ditentukan yaitu pada bulan Dzulhijjah.
Secara estimologi (bahasa), Haji berarti niat (Al Qasdu), sedangkan menurut syara’ berarti Niat menuju Baitul Haram dengan amal-amal yang khusus.Temat-tempat tertentu yang dimaksud dalam definisi diatas adalah selain Ka’bah dan Mas’a (tempat sa’i), juga Padang Arafah (tempat wukuf), Muzdalifah (tempat mabit), dan Mina (tempat melontar jumroh).
Sedangkan yang dimaksud dengan waktu tertentu adalah bulan-bulan haji yaitu dimulai dari Syawal sampai sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Amalan ibadah tertentu ialah thawaf, sa’i, wukuf, mazbit di Muzdalifah, melontar jumroh, dan mabit di Mina.

Pengertian Umroh

Pengertian umroh dalam segi bahasa adalah berkunjung. Artinya, per definisi umroh, dapat juga dikatakan bahwa umroh adalah suatu perbuatan yang dengan sengaja mendatangi tempat yang selalu dikunjungi. Sedangkan secara syar’i dan terminologi fiqih, pengertian umroh berarti mengunjungi kota Mekkah untuk melakukan ibadah (seperti thawaf dan sa'i) dengan tata cara tertentu. Atau dengan kata lain datang ke Baitullah untuk melakukan ibadah umroh dengan syarat-syarat yang telah ditentukan.
. Umroh disunahkan bagi muslim yang mampu. Umroh dapat dilakukan kapan saja, kecuali pada hari Arafah yaitu tgl 10 Zulhijah dan hari-hari Tasyrik yaitu tgl 11,12,13 Zulhijah. Melaksanakan Umroh pada bulan Ramadhan sama nilainya dengan melakukan Ibadah Haji (Hadits Muslim) [Kembali ke Menu]

Jenis-jenis Haji
Haji Ifrad, artinya menyendiri
Pelaksanaan ibadah haji disebut ifrad jika sesorang melaksanakan ibadah haji dan umroh dilaksanakan secara sendiri-sendiri, dengan mendahulukan ibadah haji. Artinya, ketika calon jamaah haji mengenakan pakaian ihram di miqat-nya, hanya berniat melaksanakan ibadah haji. Jika ibadah hajinya sudah selesai, maka orang tersebut mengenakan ihram kembali untuk melaksanakan ibadah umroh.

Haji Tamattu’, artinya bersenang-senang
Pelaksanaan ibadah haji disebut Tamattu’ jika seseorang melaksanakan ibadah umroh dan Haji di bulan haji yang sama dengan mendahulukan ibadah Umroh. Artinya, ketika seseorang mengenakan pakaian ihram di miqat-nya, hanya berniat melaksanakan ibadah Umroh. Jika ibadah Umrohnya sudah selesai, maka orang tersebut mengenakan ihram kembali untuk melaksanakan ibadah Haji.
Tamattu’ dapat juga berarti melaksanakan ibadah Umroh dan Haji didalam bulan-bulan serta didalam tahun yang sama, tanpa terlebih dahulu pulang ke negeri asal.

Haji Qiran, artinya menggabungkan
Pelaksanaan ibadah Haji disebut Qiran jika seseorang melaksanakan ibadah Haji dan Umroh disatukan atau menyekaliguskan berihram untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah. Haji Qiran dilakukan dengan tetap berpakaian ihram sejak miqat makani dan melaksanakan semua rukun dan wajib haji sampai selesai, meskipun mungkin akan memakan waktu lama. [Kembali ke Menu]

Rukun dan Wajib Haji
Rukun haji :
  1. Ihram
  2. Thawaf Ziyarah (disebut juga dengan Thawaf Ifadhah)
  3.  Sa’ie
  4. Wuquf di padang Arafah
Apabila salah satu rukun haji di atas tidak dilaksanakan maka hajinya batal. Sedangkan Abu Hanifah berpendapat bahwa rukun haji hanya ada 2 yaitu: Wuquf dan Thawaf. Ihram dan Sa’I tidak dimasukkan ke dalam rukun karena menurut beliau, ihram adalah syarat sah haji dan sa’I adalah yang wajib dilakukan dalam haji (wajib haji). Sementara Imam syafi’ie berpendapat bahwa rukun haji ada 6 yaitu: Ihram, Thawaf, Sa’ie, Wuquf, Mencukur rambut, dan Tertib berurutan).(Kitabul Fiqh Ala Madzhabil Arba’ah 1/578).

Wajib Haji 
  1.  Iharam dimulai dari miqat yang telah ditentukan
  2. \Wuquf di Arafah sampai matahari tenggelam
  3. Mabit di Mina
  4. Mabit di Muzdalifah hingga lewat setengah malam
  5. Melempar jumrah
  6. Mencukur rambut
  7.  Tawaf Wada’
Syarat-syarat Wajib Haji
  1. Islam
  2. Berakal
  3. Baligh
  4. Mampu

Mewakilkan Seseorang Untuk Berhaji
Tidak boleh bagi seseorang berhaji untuk orang lain kecuali setelah ia berhaji untuk dirinya sendiri. Rasulullah bersabda: Berhajilah untuk dirimu sendiri, kemudian engkau berhaji untuknya. [Kembali ke Menu]

Haji Bagi Anak-anak yang belum Baligh
Tidaklah wajib bagi anak-anak untuk berhaji kecuali ia telah baligh. Namun jika ia telah berhaji maka hajinya sah sebagaimana yang telah diriwayatkan Ibnu Abbas ra bahwa Rasulullah r berjumpa dengan seorang berkendaraan dikawasan Ar-Rauha beliau bersabda: Siapakah kalian? Mereka menjawab: Kami orang-orang muslim, mereka balik bertanya: Siapa anda? Beliau menjawab: Saya Rasul Allah. Lalu ada seorang anak gadis yang masih kecil bertanya: Apakh ini yang disebut haji? Beliau menjawab: Ya dan bagimu pahala (HR. Ahmad, Muslim, Abu Daud, dan An Nasa dishahihkan oleh At Tirmidzi). [Kembali ke Menu]

 Syarat dan Rukun Wajib Ibadah Umroh

Memahami pengertian umroh dan yang terkait kurang lengkap tanpa mengetahui syarat dan rukun umroh.

1. Syarat Umroh
  1. Beragama Islam
  2. Telah aqil baligh (dewasa dan berakal sehat), meskipun Anda dapat mengajak anak-anak untuk melakukannya, namun umroh yang sah tetaplah bagi mereka yang telah akil baligh. Namun perjalanan umroh bagi anak-anak dapat dianggap sebagai sarana edukasi pendidikan agama Islam
  3.  Merdeka (bukan budak)
  4. Istithah (mampu)

2. Rukun Umroh
  1.     Niat Ihram
  2.     Melakukan thawaf umroh
  3.     Sa’i (berlari-lari kecil) antara Shofa dan Marwah
  4.     Bertahallul (mencukur seluruh atau sebagian rambut kepala)

This entry was posted in :